(Foto: Pj Bupati Pati Sujarwanto Dwiatmoko saat sambutan di acara Tabligh Akbar Muhammadiyah di Sukolilo Pati, Sabtu 30 Nov 2024)
Kabarpatigo.com - SUKOLILO - Penjabat (Pj) Bupati Pati, Sujarwanto Dwiatmoko menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka Milad Muhammadiyah ke-112 pada Sabtu (30/11/24).
Acara tersebut berlangsung di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati, dan mengusung tema “Mewujudkan Kemakmuran untuk Semua”.
Baca juga: Tanggul Sungai Gandam Jebol, Anggota Koramil Batangan Dikerahkan untuk Perbaikan
Puncak Milad ini dihadiri berbagai tokoh penting, seperti Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, pimpinan Muhammadiyah dari tingkat pusat hingga daerah, Forkopimda Pati, serta tamu undangan lainnya.
Baca juga: Meng-endorse Situs Judi Online, Warga Pati Ditangkap Polisi
Baca juga: Suara Hasil Pilkada Mulai Direkapitulasi Serentak di Tingkat Kecamatan
Dalam sambutannya, Sujarwanto menyampaikan apresiasi atas kontribusi Muhammadiyah di berbagai bidang, termasuk pendidikan, kesehatan, sosial, dan dakwah. Muhammadiyah, garda terdepan dalam perubahan.
“Muhammadiyah telah menjadi garda terdepan dalam membawa perubahan umat melalui dakwah dan semangat fastabiqul khoirot,” ujar Sujarwanto.
Ia juga menyoroti peran Muhammadiyah dalam membangun masyarakat Pati yang religius, berpendidikan, dan berkeadaban mulia.
Baca juga: Tanwir Muhammadiyah Digelar di Kupang, Akan Dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto
Baca juga: Puncak Milad ke 112 Muhammadiyah di Pati Dihadiri Mendikdasmen RI, Abdul Mu'ti
Sujarwanto menutup sambutannya dengan apresiasi terhadap partisipasi masyarakat dalam menjaga proses demokrasi di Pati.
“Semoga Kabupaten Pati terus maju dan sejahtera,” pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Abdul Mu’ti berbagi pengalaman menarik saat disambut oleh anak-anak SD di Sukolilo.
Mereka berbaris di sepanjang jalan sambil melambaikan bendera merah putih, namun cerita lucu datang dari seorang siswa yang mengeluh soal kondisi sekolahnya yang rusak.
Mu’ti menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur dan peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
“Kita harus memastikan tidak ada anak yang putus sekolah. Muhammadiyah, dengan jaringan pendidikannya yang luas, dapat menjadi mitra strategis dalam mencetak generasi unggul,” ungkapnya.
Acara ini menjadi momentum untuk menguatkan peran Muhammadiyah sebagai pelopor kemajuan umat sekaligus menginspirasi masyarakat dalam menciptakan kemakmuran yang merata. (red)
Komentar
Posting Komentar