(Foto: Calon Bupati Pati nomor urut 1 Sudewo)
Kabarpatigo.com - PATI - Calon Bupati (Cabup) Pati nomor urut 1, Sudewo, menolak mengomentari kinerja Pemerintah Kabupaten Pati pada era Bupati Haryanto dan Wakil Bupati Saiful Arifin.
Hal tersebut ia sampaikan ketika mendapat pertanyaan dari Cabup Pati nomor urut 3, Budiyono, dalam Debat Publik Kedua Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pati 2024 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Pati, Rabu (13/11/24).
"Bagaimana Anda memandang dan menilai sistem pemerintahan Kabupaten Pati lima tahun ke belakang? Apakah apakah pola pemerintahan itu sudah pro rakyat?" tanya Budiyono yang menjabat Wakil Bupati Pati pada masa pemerintahan periode pertama Bupati Haryanto ini (2012-2017).
Sudewo merasa tidak etis baginya untuk menjawab pertanyaan tersebut.
Meski memiliki catatan tentang kekurangan pemerintah daerah, dia merasa tidak pantas untuk mengomentari kepemimpinan Haryanto.
"Pertanyaan ini sesungguhnya membuat kami keberatan untuk menjawab. Karena kami rasanya tidak etis menjawab atau mengemukakan bagaimana kondisi pemerintahan lima tahun terakhir oleh Pak Haryanto sebagai bupati yang terakhir," ujar politisi Gerindra ini.
Baca juga: Golkar Pati Gelar Senam Massal, Ajak Ribuan Warga Pilih Sudewo-Chandra
Sudewo menegaskan, pihaknya menyakini tidak ada pemimpin yang benar-benar sempurna dalam mengatasi masalah di daerah yang dia pimpin.
"Pasti ada kekurangan. Ada kelemahan, ada kelebihan. Jadi tidak ada pemimpin yang purna, tuntas semua semua pokok persoalan, selesai semua persoalan dalam rezim pada saat itu. Maka meskipun kami ini punya data dan catatan, tapi mohon maaf kami tidak bisa menyampaikan dalam forum publik ini," papar Sudewo yang berpasangan dengan Cawabup Risma Ardhi Chandra.
Dia pun menegaskan bahwa lebih baik menyampaikan komitmen yang pihaknya usung dalam lima tahun ke depan.
Dalam hal ini pihaknya berjanji membenahi semua kekurangan dan kelemahan yang terjadi di pemerintahan sebelumnya.
"Komitmen kami membangun tata kelola pemerintahan, memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada rakyat, menyusun strategi pembangunan, membuat kualitas belanja daerah yang baik, serta meningkatkan kapasitas fiskal demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat Kabupaten Pati," tandas dia. (tbj)
Komentar
Posting Komentar