Sebanyak 7293 Botol Miras Berbagai Merk Hasil Operasi Pekat Dimusnahkan Pihak Polresta Pati

(Foto: pemusnahan botol miras hasil operasi pekat di halaman Mapolresta Pati, Jumat 21 Mar 2025)

Kabarpatigo.com - PATI - Bertempat di halaman Mapolresta Pati dilaksanakan pemusnahan miras hasil operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar oleh jajaran Polresta Pati beberapa waktu lalu.

Sebelum pemusnahan miras, terlebih dahulu dilaksanakan upacara Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Ketupat Candi 2025 yang dipimpin oleh Bupati Pati Sudewo.

Baca juga: Menumbuhkan Rasa Kepedulian terhadap Sesama, 1000 Takjil Dibagikan SMK Muh 3 Sukolilo

Baca juga: Mohammad Saleh Dapat Dukungan DPD Golkar Karanganyar untuk Pimpin Golkar Jateng

Usai upacara gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2025, acara dilanjutkan dengan meninjau kendaraan dan pemusnahan miras oleh Bupati Pati beserta Forkopimda, tokoh agama dan tamu undangan.

Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama dalam wawancara sebelum pemusnahan mengatakan bahwa Polresta Pati telah melaksanakan operasi pekat selama 20 hari, berakhir pada 20 Maret kemarin.

"Hasilnya kami menyita 7.293 botol miras berbagai merek," ujarnya.

Baca juga: Pendamping PKH dan Operator SIKS-NG se Kabupaten Pati dapat Arahan dari Bupati Pati

Baca juga: Bupati Pati Pimpin Upacara Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Candi

Baca juga: Siapkan Pengamanan Idul Fitri 1446 H, Polresta Pati Gelar Latihan Pra Operasi Ketupat Candi 2025

Untuk personel, sambungnya, secara umum ada 1.300, dari kodim, Satpol PP, Dishub serta ditambah dengan organisasi lainnya.

"Ada beberapa sasaran dalam operasi tersebut. Diantaranya kasus premanisme hingga asusila. Kami menindak berbagai pelaku premanisme, asusila, serta penyakit masyarakat lainnya yang saat ini tengah kami proses lebih lanjut," ungkap Kapolresta.

Andhika pun berharap melalui operasi pekat ini, situasi Kamtibmas di Kabupaten Pati dapat lebih kondusif.

"Utamanya selama bulan Ramadan dan harapannya operasi pekat ini dapat meningkatkan situasi Kamtibmas di Pati menjadi lebih kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalani puasa dan lebaran dengan lebih bahagia," pungkasnya. (red)

Komentar