Wadah Penyaluran Bakat Generasi Muda, Festival Ramadhan Dibuka Wabup Chandra

(Foto: wakil Bupati Pati Risma Ardhi Chandra)

Kabarpatigo.com - PATI - Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, membuka Lomba Adzan dan Kaligrafi pada Festival Ramadan yang diselenggarakan oleh Yayasan Jabalnur Pesantenan di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (24/3/25).

Acara yang dihadiri oleh ratusan peserta ini menjadi sorotan utama dalam rangka merayakan bulan suci Ramadan, sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan keterampilan mereka.

Baca juga: Menambah Area Parkir, Taman di Halaman Pendopo Kabupaten Pati Dibongkar

Dalam sambutannya, Chandra menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pimpinan Yayasan Jabalnur Pesantenan beserta seluruh panitia atas terlaksananya kegiatan yang penuh makna tersebut.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Pati sangat mendukung kegiatan positif seperti ini, yang tidak hanya menyemarakkan Ramadan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk menyalurkan bakat mereka, terutama di bidang kaligrafi dan azan,” ungkap Wabup.

Baca juga: Indonesia Lolos Piala Dunia 2026, Begini Skenarionya!

Baca juga: Kos-Kosan Diduga Tempat "Kumpul Kebo" di Wilayah Margorejo Ditertibkan Satpol PP

Chandra juga menyampaikan bahwa Festival Ramadan ini menjadi bentuk nyata dalam memperkuat syiar agama Islam, mengisi waktu liburan sekolah dengan kegiatan bermanfaat, dan mempersiapkan generasi muda untuk meneruskan tradisi keagamaan, terutama dalam hal mengumandangkan azan.

Dalam kesempatan itu pula, Chandra berharap agar para peserta dapat menunjukkan yang terbaik agar pemenang lomba nantinya dapat mewakili Kabupaten Pati dalam ajang MTQ Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang akan digelar di Kabupaten Tegal pada 7 hingga 11 Juli 2025.

Baca juga: Koperasi Desa Merah Putih Segera Dibentuk, Pemkab Pati Mulai Adakan Sosialisasi

Baca juga: Sudewo Berangkatkan 16 Unit Bus untuk Mudik Gratis yang Disiapkan Pemkab

Sementara itu, Ketua Panitia Festival, Suharsi, dalam kesempatan yang sama, menyampaikan bahwa lomba azan dan kaligrafi ini diselenggarakan dengan tujuan untuk membangun kekuatan iman dan takwa generasi muda.

“Kami ingin mendidik generasi muda menjadi penerus bangsa yang tidak hanya berbakat, tetapi juga memiliki kesadaran spiritual yang tinggi. Terlebih Pati dikenal sebagai Kota Santri, dan kami berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi para remaja melalui lomba-lomba seperti ini,” kata Ketua Panitia.

Tak hanya itu, Suharsi juga bangga mengungkapkan prestasi luar biasa di bidang kaligrafi yang telah diraih oleh anak-anak Pati.

Seperti Huda Purnawadi yang menjadi juara kaligrafi internasional di Turki pada tahun 2017, dan Miftahul Huda yang meraih juara kaligrafi ASEAN pada 2003 dan juara internasional di Malaysia pada 2023.

“Prestasi ini adalah kebanggaan bagi kita semua dan harus kita teruskan dengan memperbanyak lomba-lomba seperti ini agar kaligrafi dan seni Islam semakin dikenal,” ujar Ketua Panitia. (red)

Komentar