Fokus Pendidikan Demi Masa Depan Pati, Bupati Terapkan Jam Malam untuk Anak

(Foto: Bupati Pati Sudewo saat berada di Desa Kedalingan Tambakromo, Jumat 18 Apr 2025)

Kabarpatigo.com - TAMBAKROMO - Bupati Pati, Sudewo, menegaskan komitmennya untuk membangun masa depan generasi muda melalui kebijakan yang berpihak pada dunia pendidikan.

Hal ini disampaikannya dalam acara Halalbihalal bersama Camat Tambakromo, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Tambakromo beserta istri, yang digelar di Aula Pertemuan milik Kepala Desa Kedalingan pada Jumat (18/4/25).

Acara ini tak hanya menjadi momen silaturahmi, namun juga menjadi ruang strategis bagi Bupati untuk menyampaikan arah kebijakan prioritas pemerintahannya.

Dalam wawancaranya, Sudewo menekankan pentingnya sektor pendidikan sebagai fondasi kemajuan daerah.

Baca juga: Sebanyak 110 Siswa SD Muhammadiyah Pati Ikuti Proses Wisuda Tahfidz Alquran

Baca juga: Gubernur Pramono Anung Apresiasi Kiprah Muhammadiyah DKI Jakarta

Salah satu kebijakan penting yang diluncurkan adalah penerapan jam belajar malam bagi anak-anak dari pukul 19.00 hingga 21.00 WIB.

Pada jam tersebut, anak-anak diimbau untuk berada di rumah dan fokus pada kegiatan belajar.

“Anak-anak tidak boleh pegang handphone, apalagi bekerja membantu orang tua. Mereka harus belajar. Ini demi masa depan mereka,” tegas Sudewo.

Selain itu, penggunaan gawai/handphone oleh anak-anak akan dibatasi dan hanya diperbolehkan pada hari libur.

Baca juga: Jadi Kapolresta Pati, AKBP Jaka Wahyudi Bakal Berpangkat Kombes

Baca juga: Di Pendopo Kabupaten, Bupati Pati Lepas Kombespol Andhika Bayu Adhittama dan Sambut Kapolresta Baru

Kebijakan ini dirancang untuk mengembalikan semangat belajar dan kedisiplinan di kalangan pelajar, sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif di rumah.

Sudewo juga menekankan bahwa anak-anak seharusnya tidak dibebani pekerjaan rumah tangga atau membantu orang tua mencari nafkah. Fokus utama mereka harus tetap pada pendidikan sebagai bekal masa depan.

“Saya harap para kepala desa bisa menjadi ujung tombak dalam mengawal dan melaksanakan kebijakan ini di lapangan,” ujarnya.

Di luar pendidikan, Sudewo juga menyampaikan kebijakan strategis di sektor pertanian, kesehatan, dan infrastruktur.

Salah satunya adalah target peningkatan produksi gabah minimal 10 ton per hektare, yang akan didorong melalui kerja sama lintas sektor.

Menutup sambutannya, Bupati Pati ini memohon doa dan dukungan agar pemerintahannya senantiasa diberi kelancaran dan keberkahan oleh Allah SWT.

Sudewo optimis, dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Pati bisa tumbuh menjadi kabupaten yang adil dan makmur. (pn)

Komentar