(Foto: pelaksanaan shalat Ied pertama kali di stadion Hiroshima Jepang, Senin 31 Mar 2025)
Kabarpatigo.com - JEPANG - Ribuan umat muslim dari berbagai daerah di Perfektur Hiroshima menggelar shalat Idul Fitri di Edion Peacewing Hiroshima Stadium Park, Senin (31/3/25).
Ada 1.500 orang yang datang dari kota satelit Hiroshima, seperti kota Kure, kota Asa, kota Iwakuni dan berbagai kota lainnya.
Shalat Idul Fitri di Stadion sepakbola Hirosima adalah pertama kali di laksanakan di lapangan terbuka.
Baca juga: Laga Perdana Piala Asia U-17, Timnas Indonesia U-17 Tekuk Korea Selatan 1-0
Regulasi dari Pemerintah Kota Hiroshima sangat ketat sehingga perizinan dan rencana dilakukan jauh hari sebelumnya.
"Stadion sepakbola Hirosima sendiri baru dibuka pada 1 Februari 2024 dan pelaksanaan salat Idul Fitri tahun ini menjadi sangat spesial. Salat dilaksanakan di lapangan terbuka untuk pertama kalinya di Hiroshma dan dirancang jauh hari sebelumnya karena regulasi ketat," kata Diaspora Indonesia Fadlyansyah Farid dalam keterangan tertulis, Selasa (1/4/25).
Baca juga: Serikat Usaha Muhammadiyah Keluarkan Empat Usulan Kebijakan Dukung UMKM Indonesia
Baca juga: Menjamin Keamanan Warga Selama Lebaran, Polresta Pati Amankan Obyek Vital
Baca juga: Rendang dan Opor, Hidangan Halal Bihalal Diaspora Indonesia di Edinburgh
Masyarakat Muslim berharap agar tahun depan dapat digelar shalat di lapangan terbuka di Hiroshima Stadium Park karena letaknya strategis. Lokasi tersebut juga merupakan salah satu landmark dari kota Hiroshma.
Stadion memiliki fasilitas dari taman kota ini juga berbagai macam, seperti toilet umum yang bersih, taman bermain anak khas Jepang. Kemudian dikelilingi café dan restoran untuk bersantai.
Fadly berharap Idul Fitri menjadi momen untuk mempererat solidaritas. Memperkuat citra Islam sebagai agama damai dan penuh kasih sayang.
"Ini menjadi harapan besar bagi muslim di Jepang, khususnya Hiroshima, agar selalu mempererat solidaritas sesama muslim di Jepang. Memperkuat citra Islam sebagai agama yang damai, terbuka dan penuh kasih sayang serta berdampingan dalam tatanan sosial Jepang," harapnya.
Mereka yang hadir dalam Salat Id berasal dari Jepang, Indonesia, Turki dan Bangladesh. Pesan Idul Fitri disampaikan dengan tiga bahasa, yakni bahasa Indonesia, Inggris dan juga bahasa Jepang. (kbrn)
Komentar
Posting Komentar